nulis ulang dri note fesbuk saya ^^
sebetulnya btul, ga sih, skrg zaman ekomoni lg susah? Rata2 semua org bilang ya. (termasuk saya jg he3)
tp kalo di perhatiin di jalan, mobil mewah makin banyak, yg investasi uang di bank makin byk. Yg pny rmh2 mewah jg makin banyak. (katanya ekonomi sulit)
tp ironis yg miskin pun makin byk, di lampu2 merah, di kolong jembatan.
Kmrn smpt ngobrol ama salah seorang peminta2, katanya"ya apa boleh buat, takdir sy memang seperti ini, ya di jalanin aja"
kesan nya yang kaya makin kaya , yang miskin makin miskin. Apakah gara2 takdir? Nampak tidk masuk akal he3.
Nah kbtulan khutbah kemaren, ternyata nyambung2 juga isi nya.
Ternyata ALLAH SWT memberikan pilihan kepada kaum2 Nya. "yang mau jadi orang kaya, jd lah orang kaya yg dermawan. Mau jd orang miskin jadilah orang miskin yg sabar. Mau jadi pengusaha, jdlah pengusaha yg jujur."
berarti itu semua bkn takdir tetapi pilihan kita sndri.
Itu smua bisa kita lihat, para org kaya walaupun skrg sdg resesi global mereka tidak menyerah terhadap keadaan, mereka bekerja keras.
Tetapi org2 miskin, mereka pasrah dgn keadaan, meminta2 dan tdk mau berusaha.
Seperti firman ALLAH "Aku tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sndri yg merubahnya".
Jd kita hrs terus berusaha, jgn pernah menyerah.
Seseorang pernah blg kepada saya, kalo mau sukses kerjakan 5 hal, yaitu "kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja mawas dan kerja tuntas"
juga sy terinspirasi kata2nya Michael Jordan "Rintangan tidak harus menghentikan anda. Jika anda menabrak tembok, jgn berbalik dan menyerah. Carilah cara untuk mendakinya,melompatinya atau memutarinya"
jgn pasrah dgn takdir, kita di berikan pilihan mau menjadi apa kita, tergantung keptusan kita hari ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
saya setuju jo...tinggal bagaimana kita membuat keputusan untuk masa depan kita sendiri. memilih mana yang ingin kita lakukan untuk menjadikan hidup yang lebih baik..
Posting Komentar